Pemulihan Kelistrikan Pascatsunami Capai 88%

PT PLN (Persero) menyatakan pemulihan sistem kelistrikan pascatsunami Selat Sunda di Banten sudah mencapai 88 persen. Kelistrikan di wilayah Pandeglang semakin membaik.

Kepala Satuan Komunikasi Corporate PT PLN (Persero), I Made Suprateka mengatakan PLN telah menyalakan 236 gardu dari 248 gardu distribusi yang padam. PLN juga telah memperbaiki 50 tiang transmisi yang rusak. Perbaikan itu dilakukan 199 personel gabungan yang didatangkan dari Jakarta dan Jawa Barat.

Recovery listrik pascatsunami capai 88 persen,” kata Made di Jakarta, Selasa, 25 Desember 2018

PLN sudah mendatangkan sembilan mobil crane dari Unit Induk Jakarta Raya dan Banten, untuk mempercepat proses mendirikan tiang transmisi. PLN juga mengerahkan 31 pasukan mobil untuk mobilisasi teknis maupun non-teknis.

Made mengungkapkan minimnya akses jalan menjadi hambatan bagi PLN dalam memperbaiki kelistrikan ini. Beberapa daerah dinilai sulit dijangkau akibat jalanan yang rusak.

“Hambatan proses recovery yakni dikarenakan akses jalan yang masih dalam proses pembersihan pihak Pekerjaan Umum (PU),” ujar dia.

PLN kemudian menggunakan genset untuk menyediakan listrik di daerah sulit itu. Sebanyak 43 genset di Posko Tarogong didistribusikan ke daerah-daerah yang sulit diakses tersebut.

Made mengatakan pihaknya juga sudah menyalakan 20 dari 22 gardu distribusi yang padam di Lampung. Secara pararel, PLN juga memperbaiki 12 tiang yang roboh dan patah akibat terjangan tsunami.